Berita dunia Teknologi dan Hiburan

Wednesday, July 22, 2015

Smartphone Perdana dari Commodore

Commodore mungkin terdengar asing bagi generasi saat ini, tapi pada tahun 1980-an, nama tersebut adalah milik sebuah perusahaan PC yang bahkan tercatat dalam rekor dunia. Adalah produk mereka yang bernama Commodore 64 terjual hingga ribuan tiap hari dan total terjual 17 juta unit yang mendapat gelar "The Single Biggest-Selling Computer Ever" dari Guinness Book of Records.

Bagaimana sejarahnya?

Commodore didirikan oleh Jack Tramiel pada 1954 di Toronto, Kanada. Perusahaan ini kemudian merilis PET pada 1977, diikuti oleh VIC-20 dan Commodore 64. Lalu, Tramiel meninggalkan perusahan yang dia dirikannya ini.



Commodore sendiri dinyatakan bangkrut pada 1994. Pada tahun 1996, trademark-nya dimiliki oleh seorang pengusaha asal Jerman yang pada akhirnya jatuh bangkrut juga. Setelah itu, trademark ini berpindah-pindah tangan beberapa kali.

Lima tahun lalu, perusahaan Amerika bernama Commodore USA berusaha membangkitkan lagi kejayaan nama Commodore dengan merilis C64X, sebuah All-in-One PC dengan spesifikasi menengah. Sayangnya, hasilnya tidaklah bagus. Bahkan, Commodore USA harus tutup pada 2013. Dua tahun lalu, trademark Commodore kabarnya dimiliki oleh sebuah perusahaan asal Belanda secara diam-diam.

Maret 2015 lalu, dua pengusaha asal Italia, Massimo Canigiani dan Carlo Scattolini mendaftarkan Commodore Business Machines Limited di United Kingdom. Mereka mengklaim memegang hak untuk brand dan trademark Commodore dalam industri mobile di 38 negara, termasuk Amerika Serikat.

Note : Perusahaan yang didaftarkan dua pengusaha Italia tersebut tidak ada hubungannya dengan perusahaan Commodore yang memproduksi PC pada 1980-an, kecuali pada bagian nama, brand dan trademark saja.

Produk smartphone perdana : Commodore PET



Memakai nama yang sama dengan salah satu PC ikonik tahun 1977, PET. Smartphone Commodore PET hadir sebagai sebuah smartphone Android kelas menengah dengan keunikannya tersendiri.

Desain dari smartphone ini terbilang biasa saja (tidak ada yang baru), frame terbuat dari aluminium dengan bagian cover belakang yang bisa dibuka dan terbuat dari polikarbonat. Layar IPS berukuran 5.5 inchi dengan resolusi 1920 x 1080 pixels dan dilindungi Corning Gorilla Glass 3.



Prosessor 1.7 GHz Mediatek 64-bit octa-core, GPU memakai ARM Mali T760 dan kapasistas baterasi cukup besar yaitu 3000 mAh. Kamera utama sebesar 13 MP dengan sensor Sony, mampu menghasilkan gambar beresolusi 4096 x 2304 pixels dan video 1080 HD. Kamera depan 8 MP dengan angle 80 derajat, cukup untuk selfie. Ada tombol di sebelah kanan sebagai shutter untuk kedua kamera ini. PET juga memiliki 2 slot SIM 4G.

Apa yang menarik dari Commodore PET?


Selain menjalankan Android 5.0 Lollipop, smartphone ini juga kabarnya memiliki setidaknya dua emulator yang sudah terinstall untuk menjalankan game-game retro. Dua emulator yang sudah terkonfirmasi sampai saat ini adalah untuk VICE C64 dan Uea4All-SDL Amiga. Kabarnya, mereka juga sedang mengerjakan software yang mampu membawa game-game retro klasik ke dalam smartphone buatannya.

Italia, Perancis, Jerman dan Polandia akan menjadi negara-negara pertama yang bisa mencicipi Commodore PET. Harganya adalah $300 untuk versi 16GB dengan 2GB RAM atau $365 untuk versi 32GB dengan 3GB RAM. Sudah termasuk 32GB microSD yang bisa ditambah hingga 64GB.

Commodore PET kabarnya akan segera hadir di negara Eropa lain serta Amerika Serikat. Untuk awalnya, PET hanya tersedia dalam warna putih, hitam dan "classic biscuit-beige". Namun, ke depannya warna hijau, biru dan warna lain akan tersedia juga.

Tags :

Related : Smartphone Perdana dari Commodore